ekaherawati200510

Just another WordPress.com site

KODE ETIK KESEHATAN MASYARAKAT ( Novianto Mawardi )

on November 30, 2011

 KODE ETIK KESEHATAN MASYARAKAT

a. Kode Etik Dokter

Hak dan kewajiban dokter , berkaitan erat dengan transaksi terapeutik

Transaksi terapeutik : terjadinya kontrak antara dokter dengan pasien

STANDAR PROFESI MEDIS

Prof.Dr.Mr.H.J.J Leenen pakar hukum kesehatan dari Belanda

1) Berbuat secara teliti dan seksama dkaitkan kelalaian/culpa à tdk teliti/tdk berhati-hati unsur kelalaian terpenuhi , sangat tdk teliti/hati2 : culpa lata

2) Sesuai standar ilmu medik

3) Kemampuan rata2 yg sama

4) Situasi dan kondisi yg sama

5) Sarana upaya yg sbanding/proposional

STANDAR PROFESI MEDIS

Prof Mr.W.B Van der Mijn

Seorang tenaga kesehatan harus berpedoman pada :

1. Kewenangan

2. Kemampuan rata-rata

3. Ketelitian umum.

Unsur tindakan medis

1. Dilakukan oleh dokter yang sudah lulus

2. Kepada pasien harus diberikan informasi yang sejelas – jelasnya dan menyetujui dilakukannya tindakan medis tersebut .

3. Harus ada indikasi medis yang merupakan titik awal dari segala tindakan medis selanjutnya

4. Sang dokter harus dapat merumuskan tujuan pemberian pengobatannya, disamping juga harusmempertimbangkan alternatif lain selain yang dipilihnya

5. Segala tindakannya harus selalu ditujukan kepada kesejahteraan pasiennya

HAK DOKTER

Menurut psl 50 UU No.29 Th 2004

1) memperoleh perlindungan hukum sepanjang melaksanakan tugas sesuai dengan standar profesimedis dan standar prosedur operasional;

2) memberikan pelayanan medis menurut standar profesi dan standar prosedur operasional;

3) memperoleh informasi yang lengkap dan jujur dari pasien atau keluarganya ;

4) menerima imbalan jasa

KEWAJIBAN – KEWAJIBAN DOKTER

AEGROTI SALUS LOX SUPREME ” keselamatan pasien adalah hukum yang tertinggi ( utama ) .

Menurut Leenen :

1) Kewajiban yang timbul dari sifat perawatan medis dimana dokter harus bertindak sesuai dengan standar profesi medis atau menjalankan praktek kedokterannya

2) Kewajiban untuk menghormati hak – hak pasien yang bersumber dari hak – hak asasi dalam bidang kesehatan

3) Kewajiban yang berhubungan dengan fungsi sosial pemeliharaan kesehatan

UU KESEHATAN No.23 Th 2003

Pasal 50 dan 51

1) Tenaga kesehatan menyelenggarakan atau melakukan kegiatan kesehatan sesuai dengan keahlian dan kewenangannya

2) Mematuhi standar profesi medis dan menghormati hak pasien .

HAK PASIEN

UU No. 23 Th 1992 ttg Kesehatan psl 53 (2)

1. Hak atas informasi

2. Hak memberikan persetujuan

3. Hak atas rahasia kedokteran

4. Hak atas pendapat ke 2 ( second opinion)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: