ekaherawati200510

Just another WordPress.com site

Pengertian Etika ( Ridwan )

on November 30, 2011

1. Pengertian ETIKA

Berasal dari bahasa Inggris ethics adalah istilah yang muncul dari aristoteles, asal kata ethos yaitu adat, budi pekerti.

Etika pada umumnya adalah setiap manusia mempunyai hak kewajiban untuk menentukan sendiri tindakan-tindakannya dan mempertanggung jawabkanya dihadapan tuhan.

2. Pengertian ETIKET

etiket yaitu cara melakukan perbuatan sesuai dengan Etika yang berlaku

PERBEDAAN ETIKA DAN ETIKET

1. Etika menetapkan norma perbuatan apakah perbuatan itu dapat dilakukan atau tidak,cth masuk tanpa izin tdk boleh.

Etiket menetapkan cara melakukan perbuatan sesuai dengan yang diinginkan, masuk kerumah org mengetuk pintu atau/dan salam.

2. Etika berlaku tidak bergantung pd ada tidaknya org,cth larangan mencuri walau tdk ada org.

etiket berlaku jika ada org.cth org makan pakai baju tdk ada org tdk apa2.

PERBEDAAN ETIKA DAN ETIKET

3. Etika bersifat absolut tdk dpt ditawar cth mencuri&membunuh

Etiket bersifat relatif cth koteka wajar dipapua, diaceh wajib menutup aurat

4. Etika memandang manusia dari segi dalam (batiniah) cth: org-org bersifat baik tidak munafik.

etiket memandang manusia dari segi luar(lahiriah).cth: bersifat sopan dan santun tp munafik.

B. ETIKA,MORAL DAN AGAMA

1.Etika berarti ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat istiadat

2.Moral (latin) objek etika (yunani) yang berarti adat kebiasaan

Perbedaan Etika adalah ilmu pengetahuan dan moral adalah objek

3.Agama

1. hub antara manusia dan suatu kekuasaan luar yang lain dan lebih daripada yg dialami manusia

2. apa yang diisyaratkan Allah dengan perantara Nabi berupa perintah dan larangan

HUBUNGAN ETIKA, MORAL DAN AGAMA

Moral diartikan sama dengan dengan etika yang berupa nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan hidup manusia untuk mengatur perilakunya.

Agama mengandung nilai moral yang menjadi ukuran moralitas/etika perilaku manusia. Makin tebal keyakinan agama dan kesempurnaan taqwa seseorg makin baik moralnya yang diwujudkan dalam bentuk perilaku baik dan benar.

FAKTOR PENENTU MORALITAS

  1. Perbuatan manusia dilihat dari motivasi,tujuan akhir dan lingkungan perbuatan
  2. Motivasi :hal yang diinginkan oleh pelaku perbuatan dgn maksud untuk mencapai sasaran yang hendak dituju.cth: kasus Aborsi motivasix mencegah malu dan aib keluarga
  3. Tujuan akhir adalah diwujudkan perbuatan yang dikehendaki secara bebas. Cth aborsi tujuanx mengugurkan kandungan.
  4. Lingkungan perbuatan adalah segala sesuatu yang secara aksidential atau mewarnai perbuatan. Cth aborsi oleh PSK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: